Misbakhun: Di Penjara Membuat Saya Lebih Berani

Sumber: Google
   Mukhamad Misbakhun seorang Politisi Partai Golkar, yang sempat terjerat dalam sebuah kasus korupsi dan dijatuhkan hukuman 2 tahun, namun setelah diajukan Peninjauan kembali (PK) Makhamah Agung sudah dipastikan bahwa Mukhamad Misbakhun  dibebaskan secara murni dari semua tuduhan terkait Misbakhun korupsi.

  Akan tetapi setelah bebas dari kasus Misbakhun tidak menjadi patah semangat dalam dunia politik yang di anggapnya keras,  malah sebaliknya beliau menjadi seorang yang lebih berani lagi dan kuat dalam dunia yang saat ini beliau jalani.

"Saya yang kuat di isu keuangan, sempat dipinggirkan di Komisi II (pemerintahan). Saya tetap bersemangat, tetap serius. Tetapi tax amnesty macet, akhirnya saya sendiri diminta masuk lagi ke Komisi Keuangan untuk mengurusinya," ucap Misbakhun. litisi melebihi kucing'. Dia bisa hidup, mati, hidup, mati, hidup lagi," ujarnya

 "Tapi ingat juga. Kalau di medan perang, ada peribahasa, kill or to be killed. Kalau di politik Indonesia, ada istilah 'nyawa politisi melebihi kucing'. Dia bisa hidup, mati, hidup, mati, hidup lagi," tambahnya.

   Kasus Misbkahun dianggapnya adalah sebuah pelajaran yang sangat penuh dengan hikmah terutama saat beliau berada dalam penjara, karna menurutnya penjara tempat yang membuat dirinya merasakan kebebasan dari kekuasaan penguasa.

“Penjara tempat yang telah membebaskan saya dari rasa takut saya pada semua kekuasaan manusia,"  ucapnya.

  Misbakhun juga menjelaskan bahwa dirinya telah memaafkan orang orang yang sudah mendzolimi dirinya, terutama tokoh yang telah menjerumuskan dirinya kedalam penjara dengan tuduhan Misbakhun Korupsi.

  Dalam proses peninjauan kembali telah membuat kehidupannya jauh lebih indah dan memberikan makna untuk membangun persatuan persaudaraan yang baru sesama manusia.

Komentar

Postingan Populer