Rutan Simpang Lima Kebakaran Hebat, Untung Tidak Ada Napi Yang Kabur

Sumber: Google
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh Agus Toyib sudah memastikan tidak ada narapidana yang kabur dari kawasan rutan Sinabang ketika terjadi kebakaran di Simpang Lima, Kecamatan Sinabang Timur, Kota Sinabang, Pulau Simeulue, Aceh, dini hari tadi. Sebanyak 82 napi sudah lebih dulu dievaluasi.

"Tidak ada korban jiwa dari napi maupaun petugas kita. Selamat semua. Karena proses evakuasi sangat cepat," kata Agus, Minggu (17/3/2019).

Kebakaran di Simpang Lima mengakibatkan sekitar 20 unit rumah toko milik warga serta satu unit ruko Bank Aceh serta sebagian besar bangunan rumah tahanan Sinabang terbakar.

Agus membantah jika api berasal dari rutan Sinabang. Menurut informasi yang dia dapatkan, si jago merah berasal dari sebuah ruko kayu yang lokasinya berdekatan dengan rutan.

Rutan yang juga sebagian materialnya dari kayu dengan mudah terbakar.

"Menjalar, jadi ada ruko yang terbakar karena bangunannya kayu semua termasuk Rutan. Karena bangunan kayu sehingga mudah terbakar," kata dia.

"Itu ikut terbakar karena sumber apinya dari bangunan yang lain dan bukan terbakar dari situ (Rutan)," kata Agus.

Belum diketahui secara pasti berapa kerugian yang akan dibayar akibat terbakarnya rutan tersebut. Rencananya, besok petugas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan akan datang ke lokasi.

Kerusakan rutan mencapai 80 persen. Bagian yang tidak terbakar hanya dapur dan sebagian ruang kantor.

Para napi dievakuasi ke kantor kepolisian setempat. Rinciannya, 50 orang dititipkan ke Polres Simeulue dan 32 orang tahanan pendamping serta napi wanita masih berada di rutan.

"Untuk penghuni rutan kita evakuasi ke polres dan polsek setempat," kata dia.


Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan Populer