Sekian Lama Diretas, Slack Sarankan Pengguna Reset Password

Sumber: google.com
Pada Maret 2015 lalu, Slack telah mengonfirmasi bahwa peretasan yang memperoleh akses tidak sah ke basis data yang digunakan untuk menyimpan informasi profil penggunanya.

Setelah empat tahun diretas, Slack memutuskan untuk mengatur ulang lagi kata sandi dari ribuan penggunanya. Dilansir dari Ubergizmo, Jumat (19/7), Slack sudah mengirimkan email ke pengguna yang membuat akun sebelum Maret 2015.

Perusahaan menyarankan pengguna yang tidak pernah mengubah kata sandi dari akun mereka untuk mengatur ulang kembali kata sandinya. Menurut Slack, ada sekitar satu persen atau kurang lebihnya 65 ribu pengguna yang termasuk ke dalam kategori ini.

Slack memutuskan menyarankan para penggunanya mereset kata sandi setelah mengetahui bahwa kumpulan alamat email pengguna dan kombinasi kata sandi telah dikompromikan. Pasca penyelidikan, hal ini bisa saja menghubungkan kredensial yang bocor ke retasan pada 2015 lalu.

Slack juga menyarankan para pengguna untuk mengaktifkan otentikasi dua faktor pada akun mereka, sehingga penggunanya memiliki perlindungan tambahan terhadap upaya dari peretasan yang sudah sekian lama mengincar data-data mereka.

Slack adalah salah satu aplikasi yang mendukung untuk berkomunikasi secara tim. Sebagai media komunikasi, selain untuk berkirim pesan atau chat realtime.

Slack juga memiliki fitur yang lain seperti melihat proses kinerja dalam mengelola proyek, berbagi berkas, dan juga fitur-fitur lain yang dibutuhkan untuk produktivitas tim.



Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan Populer